Rindu............ rindu yang tak tertawarkan
Rindu kami padamu wahai ksatria negeri yang arifbijaksana
Di mana kan ku temukan, di mana kan ku mencarimu pula
Kekasih hati pujaan seluruh negeri
Tetes air mata bergelimang nestapa
Merindukanmu datang padaku, pada saudara-saudaraku
Sengsara, nelangsa punya siapa?
Miskin menyelimuti kami kelas teri
Suara perih kami bagai angin spoi menyapu debu berlalu tanpa sapu
Adakah yag sudi sebagai pemimpin umat
Juga sebagai pelayan umat tanpa mengharap imbalan nikmat
Adakah yang mengikhklaskan diri tuk jadikan pelayan kami umat negeri
Tanpa pamrih dan imbalan bergelimang hormat
Sudikah sebagai pelayan kami tanpa istana kemegahan
Tanpa harta benda dan kemewahan
Sanggupkah engkau mengacuhkan diri dari royal duniawi
Sanggupkan pelayan rakyat hidup merakyat
Sanggupkah memeras keringat,mengernyit jidat hanya untuk kepentingan umat
Sanggupkah mendengar melihat hamparan derita umat
Dan menggangkatanya menjadi lebih terhormat
Ku gelengkan kepalaku sendiri, ku kira siapa pun tak kan mampu
Hidup butuh meteri
Tapi keyakinan tetap menyala, harapan tetap membara
Rintih anak negeri harap ulur tangan ksatria berbudi perkerti tinggi
Seribu dari satu keajaiban yang mewujudkanya
Mimpikah kami......? adakah yang sudi......... ?
Pemimipin negeri mengharap ridhlo Illahi..........bukan mencari duniawi.
By : Ani purwani
Hu,,hu..hu.. jadi terharu...!!
BalasHapushahahahaha jangan nangis dong mosok cowok nangis
BalasHapus