Laman

Rabu, 13 April 2011

tik..tik..tik..tik
bunyi hujan
tak pelak membasahi bumi
tanah basah
pemakaman satu-satu
bunga bertabur kering kerontang
sempat kuganti...


titik..titik..titik..titik
bertabur diatas sana
bintang satu -satu
sudut pandang nanar
mampu menarik garis
membentuk istana buat ku berteduh

Cecak terus melantunkan lagu
dimalam-malam sepi
membentuk titik-titik
not lagu yang sempat terangkai
kucoba menggores titik
mengalun indah disanubari

1111
langkah awal
kucoba menggores titik
satu satu satusatu
dan saatnya tiiba
nafas kehidupan kan membawa
jauh keatas langit atau kedasar bumi



Penulis: Fatimah Adam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar