tik..tik..tik..tik
bunyi hujan
tak pelak membasahi bumi
tanah basah
pemakaman satu-satu
bunga bertabur kering kerontang
sempat kuganti...
titik..titik..titik..titik
bertabur diatas sana
bintang satu -satu
sudut pandang nanar
mampu menarik garis
membentuk istana buat ku berteduh
Cecak terus melantunkan lagu
dimalam-malam sepi
membentuk titik-titik
not lagu yang sempat terangkai
kucoba menggores titik
mengalun indah disanubari
1111
langkah awal
kucoba menggores titik
satu satu satusatu
dan saatnya tiiba
nafas kehidupan kan membawa
jauh keatas langit atau kedasar bumi
Penulis: Fatimah Adam
by Ani Purwani
Tidak ada komentar:
Posting Komentar